Ada Masalah dengan Cendet? Coba Baca Ini Boss!

Ada Masalah dengan Cendet? Coba Baca Tips Ini!

Logo MCJ (Mania Cendet Jawara), ayo ikut gabung!

Dari Admin Boskicau:

Kabar baik untuk kicau mania, terutama jenis cendet. Media Bosskicau akan menayangkan  beberapa artikel keren yang ditulis langsung oleh master Gunawan Santoso (Semarang), seorang pemain cendet kawakan, dan pendiri serta admin Group FB Mania Cendet Jawara (MCJ).

Group MCJ merupakan group paling produktif yang di dalamnya berisi tentang diskusi dan saling berbagi tips antar anggota, bahkan juga sebagai media untuk transaksi, dengan syarat mengikuti aturan main yang telah dibuat oleh Om Gun, panggilan akrab Gunawan Santoso.

Baca peraturan Group MCJ di link berikut: Aturan Group Mania Cendet Jawara

Bagi yang baru tahu tentang informasi group MCJ, silahkan gabung.

Artikel-artikel lain akan ditayangkan secara berkala, mungkin setiap hari. Ditunggu saja.

Selamat membaca!

——————————————————–

 

Pertanyaan-pertanyaan yang paling sering ditanyakan seputar perawatan cendet.

  1. Bagaimana menghilangkan suara mati (tilang, kucing, ayam, katak, balon, dll)?
    Bisa, kalau cendet nya mati, hilang sekalian cendetnya.. hehe , jawabnya 99% tidak bisa om, karena cendet pengingat yang sangat baik
  2. Apakah volume bisa dibuat lebih tebal?
    Bisa, kalau cendet tersebut masih trotol, tapi kalau sudah dewasa, setahu saya tidak bisa, karena volume merupakan tipikal suara bawaan lahir
  3. Lalu apakah volume tipis bisa menang di lomba?
    Bisa, selama burung tersebut kerja maksimal (irama lagu oke, durasi oke, burung nagen, dan punya senjata andalan), tapi juga tergantung kualitas lawan saat digantangan
  4. Cara ngilangin salto gimana ya?
    95% karakter cendet adalah salto, jadi bisanya diminimalkan, ga bisa dihilangkan, memang ada cendet yang sama sekali tidak bisa salto, tapi jumlahnya sangat sedikit.
  5. Bagaimana caranya biar ekor cepat tumbuh /ngurak cepet selesai?
    Bawa ke salon om, hair extension alias sambung bulu.. hehehe
    intinya sabar to om, semua kan ada siklus alamiahnya
  6. Bagaimana menghilangkan mlembung /cendet manja?
    Kalau memang diperuntukkan untuk lomba ya jangan sering dikasi perhatian (dicetreki, krodong sering dibuka (karena cendet untuk lomba umumnya dibiasakan full kerodong untuk hariannya), dll), kalau memang buat rumahan ya ga ada salahnya toh cendet manja 😀
  7. Cendetku galak banget, sama tangan notol, gimana ya?
    Pakai sarung tangan om, cendet itu burung yang ga bisa dikasarin, dia hafal sama yang ngerawat, kalau takut cendet galak ya jangan pelihara cendet , wong sama cewe galak aja om demen, masak kalah sama cendet :p:D
  8. Cendetku mbayeni, miyik, gimana ya?
    Biasanya saya tanya balik, usia cendetnya berapa? kalau cendet masih trotol/muda ya wajar toh mbayi/miyik, mosok bayi ga bole nangis. Hehe. Kalau buat lomba dia miyik, banyak faktornya: bisa jadi fisiknya kurang fit atau rawatan harian ga beres, atau kurang jemur, atau kebanyakan mandi, atau masih demam panggung (pertama kali digantang / jam terbang belum banyak), atau kebanyakan serangga, bisa juga kalah mental sama lawannya (kalah usia atau kalah senjata atau kalah kasta :D), dan banyak faktor lainnya
  1. Cendet saya ngetem (ngetime / bunyi tp banyak diemnya) saat digantang, gimana ya?
    Ini banyak juga faktornya: bisa usia yang terlalu muda, bisa dia demam panggung, bisa dari cara bawa yang salah (sangkar kepentok, kalau bawa mobil biasanya ga sengaja kejeblos lobang, sangkar agak lompat, jadi burung kaget, atau bawa sangkar nya miring karena mobil kecil, kalau bawa motor biasanya bisa karena faktor perjalanan yang jaraknya lumayan jauh), atau yang paling parah ya cendet itu ditakdirkan cuma buat jadi burung rumahan. Hehe. Lah biasanya gimana: biarkan burung adaptasi di lapangan lomba, dateng lomba ya jangan mepet biar burung bisa pengkondisian dulu, pahami karakternya, jangan malas dan segan untuk cari pola rawatan harian yang tepat 🙂
  1. Mandikan cendet yang pas, gimana ya?
    Bisa kapan aja, tergantung kebiasaan yang rawat, ada yg sehari 3 kali kek minum obat, ada yang sehari sekali, ada yang seminggu tiga kali, ada yang seminggu sekali, ada yg mandi malem, ada yg fajar, dll…. Intinya om, bukan berapa banyaknya, tapi apakah di tiap sesi mandi yang om kasih buat si cendet, si cendet puas mandinya, atau malah sampai dia bosen atau ilfil sama majikannya? Nah, ini yang biasanya jarang dipahami banyak pemula, seperti saya awalnya, taunya mandiin cendet ya cuma disemprot basah, jemur angin2, kerodong selesai… tapi coba perhatikan ini: Seberapa sering Anda melihat cendet yang dimandikan sampai didis sendiri? Ada beberapa pemain yang memasukkan cepuk pakan ayam yang diisi air agar si cendet puas mandi. Karena ternyata memandikan cendet butuh waktu yang tidak sebentar (ada yang memang sangat suka mandi 5-10 menit selesai, ada juga yang sampai satu jam dia baru mau didis sendiri
  1. Tolong cendet saya macet / ngruji, gimana nih?
    D: kenali dan pelajari pola rawatan pemilik sebelumnya, terapkan semirip mungkin dengan lingkungan yang senyaman mungkin (ini tugas Anda), kalau pada dasarnya cendet tsb sudah jadi, kalau dia sehat dan nyaman, pasti bunyi lagi kok, tergantung om sabar atau enggak. Sebab macet bisa berbagai macam: sangkar jatuh, telat ngasih serangga, kehabisan air, stress perjalanan, lingkungan baru yang ga nyaman (biasanya dia digantang ditempat sepi, trus dipemilik barunya digantang di depan toko yang ramai kendaraan, takutkah dia, atau ada hewan lain yg buat dia takut: semisal anjung / kucing, dll), sakit, dikasar (pindah sangkar, kasar nyemprot mandinya, atau dikebaskan kasar waktu dia matok), atau ada bbrp faktor ekstrim juga: drop mental karena kumpul dengan cendet yang lebih “senior”
  1. Cendet saya sering turun ke bawah saat digantang, gimana ya?
    Seringlah membersihkan tatakan kotorannya, pastikan tidak ada ulat / kroto / jangkrik yang tercecer dibawah, dan jangan sering dicetrekin kalau memang difungsikan untuk lomba 🙂
  2. Bagaimana ngebedain jantan betina, gimana ngejinakin cendet, gimana masterin?
    Group saudara banyak yang bahas om, ga usah dibahas disini ya. Hehe
  3. Ini cendet KTP mana ya, ini cendet jenis apa ya?
    KTP dan JENIS Cendet TIDAK PERNAH PENTING saat cendet tersebut dilombakan
  4. Voer yang baik untuk cendet apa?
    Semua baik om, kalau ga baik ga mungkin penjualnya pede buat ngejual produknya di pasaran :Dsemua kembali ke kebiasaan dan sugesti kok 😀
  5. Gimana ciri2 cendet siap gantang?
    Saya pernah buat postingan terpisah mengenai hal ini, jadi dicari aja ya 😀
  6. Bagaimana toh rawatan / settingan yang benar itu?
    Saya juga pernah sekilas bahas di postingan terpisah, dicari postingannya dan dipilih yang pas buat cendet nya ya 🙂
  7. Suara apa aja sih yang bisa disebut tonjolan /senjata?
    Suara2 bejenis tembakan / hentakan / seretan / besetan, yang dibawakan dengan volume lebih keras atau lebih melengking dari lagu dia yang lain, diantaranya: jangkrik, walang, gereja, lovebird, sogok ontong, tengkek, gabusan, cililin, pelatuk, kolibri, tembakan ciblek, murai air mancur, bebek, elang, kuntilanak, parkit, dll, atau lagu rolling dengan speed menawan atau dengan power dan volume yang istimewa 🙂
  8. Berkali-kali saya lihat peserta lomba saling tunggu saat menggantangkan, kenapa kok gitu ya?
    Pengaruh di durasi, biasanya kalau gantang pertama, juri belum masuk, burung udah kerja ngotot, rugi dong.. hehe
    atau faktor “kesan pertama”: biasanya pada beberapa cendet, lagu pembukanya adalah tembakan dahsyat, dan peserta jenis ini biasanya nunggu juri didekatnya baru gantang burungnya
    atau …..?

Sementara itu dulu.

Hormat saya,

 

Gunawan Santoso (Wa. 087.8888.55.777)

 

2 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *