Inovasi Penjurian Sistem Voting oleh Peserta

Inovasi Baru Penjurian Sistem Voting oleh Peserta

Suasana Latber di Sumenep yang menggunakan penjurian sistem voting oleh peserta

Selalu ada hal baru atau inovasi dari dunia kicau. Kali ini tentang sistem penjurian saat gaco kita berada di atas gantangan.

Di Sumenep Madura, berdasarkan pantauan Media Bosskicau, dalam sebuah LatberĀ  beberapa hari lalu, sistem penilaian tidak pakai juri dan pakem penilaian sebagaimana EO pada umumnya. Penjurian menggunakan sistem voting berdasarkan pilihan oleh masing-masing pemainnya.

Setiap pemain bertindak sebagai juri, dan tidak boleh mengajukan gaconya sendiri. Kalau pun mengajukan burung atau gaco sendiri, harus benar-benar layak. Jika tidak layak, maka ada beban moral alias malu.

“Boleh mengajukan burung sendiri asal layak masuk nominasi. Kalau tidak layak cari malu. Karena rekap ada nama masing-masing pemain”, ungkap Debri Loriya Siben yang juga ikut sebagai peserta.

Inovasi Baru Penjurian Sistem Voting oleh Peserta

Debri Loriya Siben

Setelah itu, begitu hasil pengajuan terkumpul, 1 atau 2 orang panitia merekap, dan di sana akan terlihat para pemenangnya berdasarkan pilihan peserta/pemain.

Latber yang konon sudah berlangsung selama 1 tahun ini memang keren. Selamat dan sukes. (86)

Baca juga Cendet Kalah di Latber, Tapi Menang di Lomba?

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *