Peristiwa Langka: Rida Shtyawan Beternak Cendet

Peristiwa Langka: Rida Shtyawan Beternak Cendet

Cendet yang berhasil ditangkar oleh om Rida Shtyawan

Sempat viral beberapa hari ini tentang seseorang yang berhasil ternak (breeding) cendet. Dialah Rida Shtyawan, yang beralamat di Kecamatan Dander, Desa Jatiblimbing, RT 17/RW 04, Bojonegoro, Jawa Timur.

Keberhasilan dalam melakukan proses penjodohan, apalagi hingga bisa ditangkar atau diternak bagi cendet, merupakan hal langka. Jarang ada yang berhasil melakukannya.

Kalau pun ada, sebagaimana berita-berita sebelumnya, ternyata setelah dikonfirmasi lebih lanjut, berakhir dengan berita bohong alias hoaks.

Penasaran dengan kesuksesan om Rida dalam breeding cendet, Media Bosskicau mengkonfirmasi kepastian informasi itu. Melalui saluran elektronik WA, om Rida membuka diri untuk ditanya beberapa hal.

Menurut om Rida, breeding cendet dimulai sejak tahun 2019 awal. Keinginan ini dilatarbelakangi oleh habitat cendet, yang menurutnya kini semakin sedikit populasinya.

“Miris di alam semakin sedikit populasinya”, ungkapnya singkat.

Lalu, bagaimana proses penjodohannya? Apakah semudah orang melakukan penjodohan pada MB,  misalnya? Berdasarkan pengalaman om Rida, menjodohkan cendet tak segampang MB. Tetapi kalau peroses penjodohan, sama seperti Murai Batu (MB).

Baca juga: Mengenal Pola-Warna Ekor Murai Lokal Bahorok

Seperti yang terlihat di video, cendet jantan dan betina sangat jinak, apakah ia memeliharanya sejak piyik? Bagaimana jika pasangan cendet itu tidak jinak,  apakah mungkin bisa di-breeding?

Peristiwa Langka: Rida Shtyawan Beternak Cendet

Om Rida Shtyawan bersama anak dan istrinya

Sepasang cendet di video tidak dipelihara sejak piyik oleh om Rida. Ia mengaku memperolehnya dari temannya, yang memang dipelihara dari piyik. Dan sampai sekarang telah menetas tiga kali.

Sementara untuk cendet yang tidak jinak, menurut om Rida, masih memungkinkan berhasil diternak, tetapi harus mempertimbangkan banyak hal, seperti kandang yang besar, memahami karakternya, dan sepi dari jangkauang orang.

“Bisa saja asal kandang agak besar dan tempet harus sepi. Kuncinya pada kita harus pada pada karakter burungnya. Sebab setiap burung cendet  mempunyai sifat dan tingah laku yg berbeda”, ungkap pria yang juga memiliki usaha kios pakan burung tersebut.

Adapun untuk perawatan hariannya tidak jauh berbeda dengan breeding MB. Artinya, bagi mereka yang memiliki pengalaman breeding, terutama MB, memungkinkan juga berhasil melakukan breeding pada cendet.

Baca juga: Pedoman Lengkap Perserian untuk Jenis Kenari

Om Rida sekarang memiliki 3 pasang cendet. Yang 2 pasang diakuinya baru dapat, dan belum produk. Yang berhasil hingga netas masih 1 pasang. Videonya viral. Bisa cek di beranda FB om Rida https://www.facebook.com/farid.setyawan.10

Selamat dan sukses om Rida. (86)

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *