Rey Shafan: Dicari Materi Kolosal Plus Milenial

Rey Shafan: Dicari Materi Kolosal Plus Milenial

Habib Noval bin Rey Shafan, seorang pencetak handal dan pemain cendet kawakan di Sumenep Madura, juga pernah menjadi seorang juri

Next project 2020 dan seterusnya saya perhatikan kasta cendet akan mencapai puncak kejayaannya. Dengan semakin banyaknya komunitas-komunitas cendet saling support memperjuangkan demi kembalinya burung si raja tiru ini kembali naik daun seperti di era tahun 90-an.

Di kala itu perkembangan materi tidak se wow sakarang, di mana pada masa itu para pencetak di Sumenep khususnya, memaster ala kadarnya, belum kenal tengkek, kuntilanak, dan lain-lain materi milenial seperti sekarang. Kalau materi greja mah lagu wajib kalau menurut saya sudah dari zaman sononya. Tidak pernah mati kalau meteri greja.

Artikel lain, Arik Kandidat: Beli Kok Minta Garansi Stabil?

Bedanya sekarang kan banyak versi gerejanya tuh. Dulu yang punya Sonic Master di Sumenep mah bisa dihitung jari. Contoh salah satunya senior saya, teman PBI, Edi LG, panggilan akrabnya. Saya sendiri belum punya waktu itu. Memasteri hanya pakai walang krak dan burung gereja alam plus satu tambahan lagu gabusan. Yang ngajari waktu itu Mamad Maha Dewa.

Sekarang wah salut saya secara pribadi, materinya wow-wow semua di lapangan.

Ya maklum karena perkembangan teknologi kan tinggal download siap masterin deh. Materi-materi lawas jadi ketinggalan. Tapi ya meski kadang masih bisa sih bersaing di lapangan karena ketangguhan durasi dan biasanya punya keuinikan tersendiri dibanding materi milenial sekarang.

Cendet Tong-Tong salah satu orbitan saya yang pernah jaya di tangan dingin Abah Rusdy Yant BKM, tergolong materi milenial kalau menurut saya.

Nah pengennya sekarang bagaimana ya kalau materi milenial dikolaborasikan dengan materi kolosal. Pasti indah.

Baca juga: Kisah Om Gun Beli Cendet, 5 Bulan Baru Bunyi

Sekedar uneg-uneg tretan. Maaf efek lama tidak gantang ini. Sukses trus buat para pencetak, teruslah berkarya.

Hormat saya,

Habib Noval bin Rey Shafan

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *